JOMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2026, MTsN 6 Jombang menggelar aksi lingkungan melalui program Gerakan Bersama – Sampah Jadi Sedekah (Gema Sajadah) pada Kamis, 8 Oktober 2026. Berlokasi di lapangan MTsN 6 Jombang, seluruh elemen sekolah tampak antusias memadati area untuk menyukseskan gerakan pengelolaan sampah berbasis nilai keagamaan ini.
Sejak pagi, suasana lapangan sekolah diwarnai semangat kebersamaan. Setiap siswa diwajibkan membawa 5 botol plastik bekas dari rumah. Tidak hanya para murid, Bapak dan Ibu guru serta tenaga kependidikan MTsN 6 Jombang juga turut berpartisipasi aktif mengumpulkan botol-botol plastik guna mendukung keberhasilan acara.
Kegiatan Gema Sajadah ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dalam menyukseskan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Selain itu, aksi ini menjadi wujud dukungan terhadap program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia dalam penguatan ekoteologi—sebuah upaya mengintegrasikan kesadaran menjaga alam dengan ajaran nilai-nilai keagamaan.
Seluruh botol plastik yang berhasil dikumpulkan dari warga sekolah selanjutnya dihimpun dan disalurkan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Jogoroto. Melalui pengolahan dan pemanfaatan sampah plastik tersebut, hasil dari program ini akan dikonversikan menjadi nilai sedekah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui aksi Gema Sajadah ini, MTsN 6 Jombang tidak hanya mendidik para santri untuk cerdas secara akademis, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial dan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan hidup demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan bernilai ibadah. (rdn)








