Every creature created by Allah ‘AzzawaJalla is endowed with energy. Energy is in the form of strength and ability to be physically and mentally active. There are positive and negative energies.
What is positive energy?
Positive energy includes all things that are good, for example: good intentions, having good thoughts, intending not to let others get into trouble, wishing for the good and happiness of friends, removing obstacles in the way that can harm people, etc. All goodness contains energy or power and strength that emanates from the doer that never decays. It will continue to grow either in the same form or sometimes transform into another form. The law of conservation of energy in either the same form or transformation which in religious term is called jariyah.
The positive energy that a person spreads, even if it is only in the form of a goodwill, will release a very strong magnetic force and will attract all that is good in this universe to the source that emits goodness. So no wonder people who like to spread positive energy will get all the good too, even called lucky people.
Likewise in negative energy, which includes everything that is contrary to the norms of goodness or things that are forbidden in religion. Once someone spreads negative energy, it will also summon all the evils of the universe, which in the end affects the loss of happiness, always feeling restless and confused. The result of releasing negative energy is very unpleasant.
If you were given a choice, which should you do, spreadng positive energy or negative energy?Of course spreading positive energy. Is it heavy? Hhhhh… Please answer.OK?
May Allah bless us to always be willing and able to spread the goodness that becomes our charity. Amen.
Mari Tebarkan Energi Positif
Setiap makhluk ciptaan Allah ‘Azza wa Jalla dikaruniai energi. Energi itu berupa kekuatan dan kemampuan untuk aktif secara fisik dan mental. Energi itu ada yang positif dan ada yang negatif. Apa saja yang termasuk energi positif?
Energi positif meliputi segala hal yang baik, misalnya: niat baik, berprasangka baik, beritikad tidak membiarkan orang lain dalam kesulitan, mendoakan kebaikan dan kebahagian teman, menghilangkan rintangan di jalan yang bisa membahayakan orang, dll. Semua kebaikan itu mengandung energi atau daya dan kekuatan yang memancar dari pelakunya yang tidak pernah lapuk. Ia akan terus berkembang terus baik dalam bentuk yang sama atau kadang bertransformasi ke bentuk yang lain. Hukum kekekalan energi baik dalam bentuk yang sama ataupun transformasi yang dalam bahasa agama disebut jariyah.
Energi positif yang ditebarkan seseorang meskipun hanya dalam bentuk prasanga baik, ia akan mengeluarkan daya magnit yang sangat kuat dan akan menarik segala yang baik yang ada di jagat raya ini menuju sumber yang mengeluarkan kebaikan. Maka tidak heran orang yang suka menebar energi positif akan mendapat segala kebaikan pula, bahkan disebut orang yang beruntung.
Demikian pula dalam energi negatif, yang meliputi segala hal yang bertentangan dengan norma kebaikan atau hal yang dilarang dalam agama. Sekali seseorang menebar energi negatif maka itu juga akan memanggil egala keburukan alam raya, yang pada ujungnya mempengarui hilangnya kebahagiaan, selalu merasa resah dan galau. Akibat dari melepaskan energi negative ternyata sangat tidak menyenangka.
Seandainya diberi pilihan, maka yang manakah yang seharusnya dilakukan, menebar enegrgi positif atau negative? Tentu saja menebar energi positif. Apakah itu berat? Hhhhh… monggo dijawab ya..
Semoga Allah rahmati kita untuk selalu mau dan mampu menebar kebaikan yang menjadi amal jariyah kita. Aamiin.
By: Umi Samsul Hidayati, S.Ag.
