Anak Lanang
Buih sabun membuncah Menemani renyah tawamu Seakan tak pernah tau pahitnya dunia Senyum di bibir ini Masih sanggup menutupi Betapa pedihnya Ibumu Yang tak bisa memberikan lebih dari buih sabun “Mak aku lapar” Tersadar dari lamunan Ibumu harus bergegas, Nak! Baca Selanjutnya.






