Jombang, 13 Mei 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Mushalla Al Mansur MTsN 6 Jombang pada Rabu pagi ini. Seluruh wali siswa kelas 9 berkumpul bersama jajaran guru, karyawan, serta tamu undangan penting untuk melaksanakan agenda rutin tahunan, yakni Tasyakuran Akhirsanah.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Bapak Machin, SE, M.Si. (Ketua Komite MTsN 6 Jombang), Bapak/Ibu Guru serta Karyawan MTsN 6 Jombang.
Pembukaan yang Berwibawa
Acara dipandu dengan apik oleh Septia, siswi kelas 9C yang bertindak sebagai pembawa acara (MC). Setelah pembukaan, suasana menjadi hening dan penuh kekhusyukan saat memasuki prosesi Istighasah.
Menariknya, Istighasah kali ini dipimpin oleh seorang siswa, yaitu Muhammad Nazrul Irkham dari kelas 9A. Dengan suara yang tegas dan berwibawa, Nazrul memimpin lantunan dzikir yang menggema di seluruh mushalla. Kepercayaan diri yang ditunjukkannya seolah menjadi bukti nyata keberhasilan proses pembelajaran karakter dan mental selama tiga tahun di madrasah ini.
Setelah Istighasah, acara dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Bapak M. Nasrullah, S.Si., menambah kedalaman rasa syukur atas tuntasnya perjalanan akademik siswa kelas 9.
Pesan Menyentuh dari Perwakilan Siswa
Momen emosional terjadi saat Wisnu Priyo Wicaksono, mewakili seluruh siswa kelas 9, menyampaikan sambutannya. Wisnu mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada para guru dan orang tua. Ia juga dengan rendah hati memohon maaf atas segala khilaf selama masa belajar.
“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang harus kita lalui,” pesannya kepada rekan-rekan sejawat. Wisnu pun menutup sambutannya dengan dua pantun yang menyentuh hati:
Bunga melati harum mewangi
Mekar indah di pagi hari
Walau nanti kami pergi
MTsN 6 Jombang tetap di hati
pantun yang kedua yaitu:
Bunga mawar di tepi halaman
Tertiup angin bergoyang pelan
Meski berpisah bukan berarti lupakan
Silaturrahmi semoga tetap bertahan
Harapan Besar dari Komite Madrasah
Ketua Komite, Bapak Machin, SE, M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kemampuan para siswa memimpin doa. Beliau menekankan bahwa kemampuan menjalankan tradisi spiritual seperti Istighasah dan Tahlil adalah bekal berharga yang dapat menolong orang tua di akhirat kelak. Beliau berharap rutinitas ini dapat membentuk generasi yang Qurani dan ber-Akhlaqul Karimah.
Rangkaian acara tasyakuran akhirsanah kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Muhammad Taufiqqurahman, M.HI. Doa dipanjatkan agar seluruh siswa kelas 9 diberikan keberkahan ilmu, kesuksesan dalam melanjutkan pendidikan, serta menjadi pribadi yang membanggakan agama, orang tua, dan almamater MTsN 6 Jombang. Acara berlangsung dengan lancar, penuh haru, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.
