Selasa, 21 Oktober 2025 | Pukul 07.35 – 08.30 WIB | MTsN 6 Jombang
Pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, MTsN 6 Jombang melaksanakan kegiatan kokurikuler yang diisi dengan Gerakan Literasi Madrasah (GELEM), salah satu sub kegiatan dari program Kokurikuler. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.35 hingga 08.30 WIB, bertempat di mushola madrasah Al Manshur.
Pemilihan tempat di mushola bukan tanpa alasan — kegiatan ini dilaksanakan setelah pelaksanaan salat Dhuha bersama, sehingga nuansa religius berpadu harmonis dengan semangat literasi. Kegiatan dipandu oleh Ibu Heni Pratiwi, S.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan, serta didampingi oleh wali kelas dan para pengampu kegiatan kokurikuler lainnya.
Dalam kegiatan GELEM kali ini, para siswa diajak untuk menuliskan cerita yang berkesan bagi mereka, baik berdasarkan pengalaman pribadi maupun kisah fiksi. Setiap siswa diberi waktu sekitar 20 menit untuk menulis di buku tulis masing-masing.
Suasana tampak khidmat dan penuh semangat. Para siswa putra mengenakan kemeja dan sarung lengkap dengan peci, sedangkan siswa putri mengenakan busana muslimah, sebagian besar berupa gamis. Kegiatan ini semakin bermakna karena masih dalam suasana menyongsong Hari Santri Nasional 2025.
Setelah sesi menulis selesai, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi hasil karya siswa. Dari sekian peserta, tiga siswa dengan spontan mengacungkan tangan menyatakan kesediaan mereka untuk tampil di depan teman-teman, yaitu Tirta, Farris, dan Icha.
Ketiganya membacakan cerita yang sangat beragam — ada yang menggugah semangat, mengundang tawa, hingga menyentuh hati. Antusiasme peserta lain pun tampak jelas dari tepuk tangan dan sorakan dukungan yang diberikan, terutama teman-teman sekelas mereka.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kreativitas mereka, tim GELEM memberikan hadiah berupa produk minuman probiotik dan susu fermentasi yang disukai anak-anak. Keceriaan dan semangat literasi terasa begitu hangat mengisi mushola pagi itu.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap semangat literasi semakin tumbuh subur di kalangan siswa. Menulis diharapkan menjadi wadah untuk berekspresi dan mengasah kreativitas. Dari kisah-kisah nyata maupun fiksi yang lahir di kegiatan ini, terbentang harapan akan munculnya penulis-penulis muda madrasah yang mampu berbagi inspirasi melalui karya mereka.[ush]
