Hari Jum’at, 10 Oktober 2025 menjadi momen istimewa bagi Tim SRA MTsN 6 Jombang karena secara resmi menerbitkan Majalah Dinding Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA). Penerbitan ini merupakan langkah nyata dalam menguatkan komitmen madrasah terhadap pelaksanaan Konvensi Hak Anak di lingkungan pendidikan. Mading ini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai wadah ekspresi, kreativitas, dan partisipasi aktif siswa dalam mewujudkan madrasah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Di balik penerbitan mading ini, terdapat tim redaksi yang bersemangat untuk belajar. Penasihat kegiatan adalah Kepala Madrasah, Bapak Drs. H. Ahmadi, M.Sy., sedangkan Penanggung Jawab dipegang oleh Ketua Tim Pelaksana SRA. Selebihnya penerbitan ditangani para siswa yang tergabung dalam Tim SRA dari unsur siswa sekaligus sebagai Duta SRA.
Konten edisi perdana mading SRA menghadirkan berbagai materi edukatif dan inspiratif. Di dalamnya terdapat penjelasan Apa itu Konvensi Hak Anak (KHA), Kenapa KHA Penting di Madrasah, ajakan Ayo Jadi Pelopor Ramah Anak, serta uraian Empat Hak Pokok Anak dalam KHA. Selain itu, ada juga informasi tentang Peran Siswa MTsN 6 Jombang, dan Pengenalan Desain Pin SRA MTsN 6 Jombang, serta Dokumentasi Kegiatan Tim dan Duta SRA dalam bentuk foto maupun video.
Menariknya, Mading SRA ini bukan satu-satunya media berekspresi yang tersedia di MTsN 6 Jombang. Saat ini terdapat tiga bidang mading aktif yang digunakan sebagai sarana penyampaian informasi dan kreativitas siswa. Dua bidang mading lainnya dikelola oleh tim kreatif dari kegiatan ekstrakurikuler, sedangkan satu bidang digunakan secara khusus oleh Tim SRA. Penempatan ketiga bidang mading ini sengaja dipencar agar dapat dinikmati oleh peserta didik maupun warga madrasah lainnya secara merata dan bergantian. Dua papan mading ekstrakurikuler berada di depan kelas IX A dan di blok kelas VIIIA, B, C, sementara mading SRA berada di depan kelas VII dan koperasi madrasah ‘Al Husna Khoir’.
Selain sebagai wadah kreativitas, manfaat majalah dinding juga sangat penting dalam menyeimbangkan serapan informasi antara media digital dengan durasi pergerakan yang sangat cepat sekitar 3 sampai 6 detik dan media konvensionalcetak dengan mode tak gerak. Di era serba daring seperti sekarang, kehadiran mading membantu siswa untuk tetap terbiasa membaca, menulis, dan mengamati informasi secara langsung melalui media fisik. Hal ini menumbuhkan rasa kedekatan dengan lingkungan sekolah dan memperkuat interaksi sosial antar siswa serta guru. [ush]




