Next Grade Level
By Umi Samsul Hidayati, S.Ag.
This is the last week for students to take part in activities in the 2020/2021 school year. Even in these weeks, teachers are busy compiling reports on student learning outcomes. In the last two days before the end of the even semester holiday, many educational institutions held report cards distribution activities.
Even semester report cards include student status in grade promotion. What does it mean to go to next grade level? We have heard and used this word very often, especially in June like this – because the school year for preschool education and primary and secondary education in Indonesia changes from June to July.
According to the KBBI, go to next grade level or naik kelas (verb) is changing classes from a lower class to a higher class (according to the order of numbers) after fulfilling the specified value requirements.
The requirements and results of the assessment for one year are being reported by the madrasa to the guardians of students. Reports on student achievement include everything that students do in following the learning process and habituation and self-development. Everything is contained in a report card document. The content of the report is numerical which symbolizes the level of mastery of the subject matter and changes in behavior, attitudes, and other skills.
Ideally, reading the report card as a whole, not only on the achievement of numbers, on the subject only, but it is much more meaningful if students are able to interpret the position of numbers compared to the average ability of their age. This means that students develop their mindset, maturity and responsibility are read in the reasonable to brilliant category.
(Naik Kelas)
Ini pekan terakhir bagi peserta didik mengikuti kegiatan di tahun pelajaran 2020/2021. Di pekan-pekan inipun para guru sibuk menyusun laporan capaian belajar peserta didik. Di dua hari yang terakhir sebelum libur akhir semester genap inii banyak lembaga pendidikan menggelar kegiatan pembagian rapot.
Rapot untuk semester genap ini menyebutkan status peserta didik dalam kenaikan kelas. Apa yang dimaksud dengan naik kelas itu? Kata itu sudah sangat sering kita dengar dan gunakan, apalagi di bulan Juni seperti ini- karena memang tahun pelajaran untuk tingkat prasekolah maupun pendidikan dasar dan menegah di Indonesia berganti di bulan Juni-Juli.
Menurut KBBI, naik kelas (kata verbia / kata kerja) adalah berganti kelas dari kelas yang lebih rendah ke kelas yang lebih tinggi (sesuai dengan urutan angka) setelah memenuhi persyaratan nilai yang ditentukan.
Persyaratan dan hasil penilaian selama satu tahun inilah yang sedang dilaporkan oleh madrasah kepada wali peserta didik. Laporan capaian peserta didik meliputi segala yang dilakukan oleh siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dan pembiasaan dan pengembangan diri. Semua termaktub dalam sebuah dokumen buku rapot. Isi laporan bersifat numerik yang menyimbolkan tingkat penguasaan materi pelajaran dan perubahan tingkah laku, sikap, maupun kecakapan lainnya.
Idealnya membaca rapot itu secara menyeluruh, bukan hanya pada capaian angka, pada mata pelajaran saja, tetapi jauh lebih bermakna lagi kalau peserta didik mampu menerjemahkan posisi angka dibandingkan kemampuan rata-rata seusianya. Artinya peserta didik berkembang pola pikirnya, kedewasaannya dan tanggungjawabnya terbaca dalam kategori wajar sampai cemerlang.
