Rapat Koordinasi Satuan Pendidikan Ramah Anak Tahun 2025 di MTsN 6 Jombang

Jombang, 11 September 2025 dilakukan Rapat Koordinasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) di ruang perpustakaan MTsN 6 Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Rapat koordinasi kali ini menghadirkan perwakilan siswa dari kelas 7, kelas 8, dan kelas 9. Keterlibatan siswa menjadi langkah penting agar suara, aspirasi, serta kebutuhan peserta didik dapat langsung tersampaikan dalam proses perumusan kebijakan sekolah ramah anak. Dengan demikian, sekolah tidak hanya berfokus pada penyusunan program dari sisi guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga mengedepankan perspektif peserta didik sebagai pihak yang paling merasakan dampaknya.

Acara rapat koordinasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) tahun 2025 dipandu oleh tiga MC (Master of Ceremony) yaitu Ananda Septia Dwi Ramadhani, Ananda Muhammad Maulidul Umam, Ananda Riris Amelia Al Izza. Pembukaan dipimpin oleh Ananda Septia Dwi Ramadhani dari kelas 9 C yang mengajak seluruh peserta untuk membaca surat Al-Fatihah bersama-sama. Suasana menjadi khidmat dan penuh kekhusyukan, menandai dimulainya kegiatan dengan doa agar rapat berjalan lancar dan membawa keberkahan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala MTsN 6 Jombang, Drs. Ahmadi, M. Sy., yang memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada para siswa. Beliau menekankan pentingnya peran siswa sebagai duta SRA yang mampu menjaga, mengembangkan, serta mewujudkan sekolah ramah anak. Dalam sambutannya, beliau juga mencontohkan prestasi yang telah diraih oleh Ibu Samsul Hidayati, S.Ag., guru MTsN 6 Jombang yang pernah melakukan study banding ke Jepang terkait pelaksanaan SRA. Hal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional maupun internasional. Beliau juga mengajak seluruh warga sekolah untuk bergotong-royong membangun iklim pendidikan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak, sekaligus menumbuhkan budaya disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai.

Dalam sesi diskusi, dibahas laporan empat komponen SRA oleh masing-masing koordinator yaitu Manajemen layanan, Tenaga layanan, Fasilitas layanan, Produk layanan. Dalam ke empat komponen disampaikan pentingnya pencegahan perundungan (bullying) dan penguatan kegiatan literasi agar suasana belajar lebih menyenangkan yang di dukung fasilitas yang ramah anak, kebutuhan akan ruang ekspresi kreativitas, seperti kegiatan seni dan ekstrakurikuler yang mendukung bakat siswa, pentingnya pendampingan psikologis dan bimbingan konseling yang lebih aktif untuk membantu siswa menghadapi tantangan menjelang kelulusan. Rapat koordinasi ini diakhiri dengan tanya jawab yang di pimpin oleh Ananda Riris Amelia Al Izzah kelas 7 C. Dengan adanya kolaborasi ini, MTsN 6 Jombang semakin optimis dapat mewujudkan sekolah ramah anak yang tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh kembang yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. (rdn)