JOMBANG — Komitmen dalam menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan hak-hak anak terus ditunjukkan oleh MTsN 6 Jombang. Pada tanggal 2 hingga 3 September 2026, Ketua OSIS MTsN 6 Jombang, Muhammad Faris Septian, hadir sebagai perwakilan madrasah dalam ajang Jambore Anak Kabupaten Jombang 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Anak Kabupaten Jombang ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang.
Kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta di Pendopo Kabupaten Jombang. Acara pembukaan diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta pengarahan (briefing) dari para kakak pendamping terkait agenda yang akan dilaksanakan.
Rangkaian Kegiatan Hari Pertama (2 September 2026)
Suasana semakin hangat saat seluruh peserta menyambut kedatangan Wakil Bupati Jombang. Kehadiran beliau sekaligus menandai dibukanya rangkaian acara, yang dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta dan pembacaan deklarasi.
Peserta kemudian mengikuti sesi riset data dari Dinas PPKBPPPA (Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak) mengenai isu-isu perlindungan anak usia di bawah 16 tahun di ruang digital. Usai sesi materi, para peserta dihibur oleh pertunjukan seni dari siswa-siswi SLBN Jombang yang menampilkan tari Remo serta pementasan pantomim.
Setelah istirahat, makan siang, dan salat dzuhur berjamaah, para peserta memanfaatkan waktu jeda untuk mengerjakan serta menyunting tugas pembuatan vlog. Tugas ini memuat analisis mengenai berbagai isu anak yang ada di Kabupaten Jombang. Rangkaian hari pertama ditutup dengan pemantapan materi, penyerahan tugas vlog untuk diunggah ke media sosial, serta penutupan sesi harian sebelum peserta pulang.
Keseruan dan Edukasi Hari Kedua (3 September 2026)
Memasuki hari kedua, suasana kegiatan berlangsung semakin interaktif dan penuh keseruan. Rangkaian acara dibuka dengan penampilan pentas seni dari peserta, dilanjutkan dengan sesi edukasi penting berupa pemaparan materi Bahasa Isyarat serta penjelasan mendalam mengenai Konvensi Hak Anak (KHA).
Untuk membangun kebersamaan dan kekompakan, seluruh peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk berkompetisi dalam berbagai ajang perlombaan. Di antaranya adalah perlombaan ketangkasan menangkap bola menggunakan corong kertas serta Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang menguji wawasan peserta mengenai hak-hak anak.
Jelang akhir acara, panitia menyerahkan apresiasi berupa pembagian hadiah. Seluruh kelompok berhasil membawa pulang hadiah sesuai dengan kategori penghargaan yang disiapkan.
Kesan dan Penutupan
Seluruh rangkaian acara resmi berakhir pada pukul 15.00 WIB. Para peserta, termasuk perwakilan dari MTsN 6 Jombang, mengaku sangat senang, puas, dan antusias mengikuti seluruh agenda dari awal hingga akhir.
Keikutsertaan Muhammad Faris Septian dalam kegiatan dua hari ini menjadi bukti nyata peran aktif siswa MTsN 6 Jombang dalam forum kepemudaan tingkat daerah. Diharapkan wawasan serta pengalaman yang diperoleh dapat ditularkan kepada rekan-rekan di madrasah untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang semakin ramah anak. (rdn)


