Jombang, 1 Juni 2026 – MTsN 6 Jombang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026, di lapangan madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Bapak/Ibu guru dan karyawan MTsN 6 Jombang serta seluruh siswa kelas 7 dan 8. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Petugas upacara adalah anggota OSIS MTsN 6 Jombang Tahun Pelajaran 2025/2026. Bertindak sebagai pemimpin upacara adalah Rahadirga Umar Said dari kelas 8E. Pemimpin peleton dipercayakan kepada Muhammad Farid Septian kelas 8D dan Syafa kelas 7A. Tim pengibar bendera terdiri atas Galuh Lailatul Fadzilah kelas 8C, Syafira Naila Maghfiroh kelas 8F, dan Dita Rahmania kelas 8C.
Adapun pembawa acara (MC) adalah Adyasta Fadhil kelas 8F, ajudan yaitu M. Farid kelas 7B, pembaca teks UUD 1945 Shifa Yuanita Subianto kelas 8A, pembaca doa Nurul Afriyani kelas 8D, serta dirigen Ninis Lailatul Zahro kelas 8C.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Supriadi, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Disampaikan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjadi landasan diplomasi aktif Indonesia untuk mewujudkan perdamaian dan keadilan dunia.
Beliau juga menjelaskan bahwa sesuai amanat UUD 1945, Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila Kedua. Hal tersebut diwujudkan melalui pengiriman pasukan perdamaian PBB, peran Indonesia dalam mediasi konflik regional, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang masih tertindas.
Selain itu, generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dengan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar slogan. Dalam amanat tersebut juga disampaikan pesan kepada para pemimpin agar menyusun kebijakan yang berkeadilan sosial, berpihak kepada masyarakat kecil, serta tegas melawan intoleransi dan radikalisme demi menjaga persatuan dan keharmonisan bangsa.
Rangkaian upacara semakin semarak dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Garuda Pancasila” yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan penuh semangat. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Nurul Afriyani, memohon keberkahan serta kemajuan bagi bangsa Indonesia.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, seluruh warga MTsN 6 Jombang diharapkan semakin memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, toleran, dan cinta tanah air. (rdn)
