Jombang. (14/7) Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026 dipenuhi antusiasme masyarakat untuk menjadikan putra-putri mereka menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 6 Jombang. Ada 178 Pendaftar yang terdiri dari 174 siswa kelas VII, 3 siswa mutasi kelas 8 dan 1 siswa mutasi kelas 9. Dari 174 pendaftar siswa baru, sebanyak 156 siswa diterima menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 6 Jombang. Berbagai kegiatan disiapkan untuk menyambut kedatangan mereka. Rangkaian kegiatan tersebut tergabung dalam MATSAMA (Masa Ta’aruf siswa Madrasah). Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan Matsama yang dilakukan di halaman madrasah dan diikuti oleh siswa kelas VII, VIII dan IX. Pada upacara pembukaan Matsama dilakukan penyematan ID Card secara simbolis oleh Bapak Drs. Ahmadi, M.Sy selaku kepala madrasah kepada dua perwakilan siswa kelas VII sebagai tanda dibukanya kegiatan Matsama. Adapun materi yang dipelajari adalah Pelatihan Baris Berbaris (PBB), moderasi beragama, tata tertib, keorganisasian, SRA (Sekolah Ramah Anak), sarpras, profil madrasah, kesiswaan, pola hidup bersih dan sehat, bahaya narkoba dan cyber bullying dan mitigasi bencana.
Pada pelatihan baris berbaris madrasah bekerja sama dengan Koramil Jogoroto. POLSEK Jogoroto memberikan materi mengenai Bahaya Narkoba dan Cyber Bullying. BPBD Jombang memberikan materi mitigasi bencana. Dengan kerja sama tersebut diharapkan siswa lebih mudah memahami apa yang disampaikan oleh pihak-pihak terkait dengan tema yang diberikan. Kegiatan MATSAMA ditutup dengan perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa) yang dilaksanakan di Perkebunan Panglungan. Pembelajaran, rekreasi dan tadabbur alam selama Perjusa diharapkan membuat para siswa lebih dekat dengan lingkungan dan mampu menjaganya dengan baik. Selain itu kegiatan Perjusa juga melatih kemandirian, keberanian dan kerja sama siswa.
Secara keseluruhan kegiatan Matsama bertujuan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami nilai-nilai madrasah, menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater, menanamkan nilai kemanusiaan, empati sosial dan pendidikan karakter sehingga bisa melahirkan generasi yang hebar dan bermartabat







